Pancasila

 



Mari wujudkan karakter pelajar Pancasila



Mari wujudkan Karakter Pelajar Pancasila!


Makna tiap lambang Pancasila


Bintang emas


Lambang perisai hitam dengan sebuah bintang emas di dalamnya mencerminkan sila pertama Pancasila,



yakni "Ketuhanan yang Maha Esa".


Lambang bintang itu dapat diartikan sebagai sebuah cahaya. Makna cahaya tersebut seperti layaknya Tuhan yang menjadi cahaya bagi setiap manusia.


Rantai


Lambang rantai yang disusun atas gelang-gelang kecil mencerminkan sila kedua Pancasila yang berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab".


Lambang tersebut menandakan hubungan manusia yang saling membantu satu sama lain. Dalam lambang gelang itu ada gelang berbentuk persegi dan berbentuk lingkaran.


Gelang berbentuk persegi menggambarkan pria. Sementara, gelang berbentuk lingkaran menggambarkan wanita.


Pohon Beringin


Lambang pohon beringin mencerminkan sila ketiga Pancasila yang berbunyi "Persatuan Indonesia".


Pohon beringin dengan nama latin Ficus benjamina itu merupakan pohon Indonesia yang berakar tunggal panjang yang masuk ke dalam tanah sangat dalam menunjang pohon beringin yang berukuran sangat besar. Hal ini menggambarkan kesatuan dan persatuan Indonesia.


Sementara akar-akar yang menggelantung dari ranting pohon mencerminkan Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan namun memiliki berbagai latar belakang budaya yang beragam.


Kepala Banteng


Lambang kepala banteng di latar berwarna merah mencerminkan sila keempat Pancasila yang berbunyi, "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan".


Banteng atau lembu liar adalah hewan yang gemar berkumpul. Hal ini menggambarkan seperti manusia dalam proses pengambilan keputusan harus dilakukan secara musyawarah, berkumpul bersama untuk memecahkan suatu persoalan.


Padi & Kapas


Lambang padi dan kapas mencerminkan sila kelima Pancasila yang berbunyi, "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia".


Padi dan kapas menjadi simbol pangan dan sandang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia tanpa melihat status ataupun kedudukannya. Hal ini menggambarkan persamaan, tidak ada kesenjangan

antara satu dengan lainya.

Comments